Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung
Abstract: This article analyzes Nasr’s thoughts concerning human spirituality and compares Jung’s perspective on the Human soul in the modern era. This article uses a comparative study with a hermeneutical approach to the understanding meaning of spirituality in the contemporary era. The method of t...
Main Author: | |
---|---|
Format: | Article |
Language: | Arabic |
Published: |
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry, Banda Aceh
2022-10-01
|
Series: | Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin |
Subjects: | |
Online Access: | https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/14431 |
_version_ | 1828072151154950144 |
---|---|
author | Mahmudi Mahmudi |
author_facet | Mahmudi Mahmudi |
author_sort | Mahmudi Mahmudi |
collection | DOAJ |
description | Abstract: This article analyzes Nasr’s thoughts concerning human spirituality and compares Jung’s perspective on the Human soul in the modern era. This article uses a comparative study with a hermeneutical approach to the understanding meaning of spirituality in the contemporary era. The method of this study is library research focusing on Man and Nature and Modern Man in Search of the Soul written by Nasr and Jung. The author uses content analysis to understand the book written by Nasr and Jung. This article concludes that spirituality is critical in modern era as a discourse on religion and humanity.
Abstrak: Artikel ini menganalisis pemikiran S.H. Nasr tentang spiritualitas manusia dan hendak mengkomparasikan dengan pandangan Carl G. Jung akan jiwa manusia pada era modern. Artikel ini menggunakan studi komparatif dengan pendekatan hermeneutika dalam memahami makna spiritualitas pada era modern. Metode dalam artikel ini adalah studi pustaka dengan fokus kepada buku Man and Nature Spiritual Crisis of Modern Man yang ditulis oleh S.H. Nasr dan Modern Man in Search of the Soul yang digarap oleh Carl G. Jung. Penulis juga menggunakan analisis isi untuk memahami buku yang ditulis baik oleh Nasr maupun Jung. Artikel ini menyimpulkan bahwa spiritualitas adalang sangat penting dalam era modern sebagai diskursus dalam agama dan kemanusiaan. |
first_indexed | 2024-04-11T01:04:55Z |
format | Article |
id | doaj.art-0948815035f74f1fa0b4c0267fe3739a |
institution | Directory Open Access Journal |
issn | 2356-1955 |
language | Arabic |
last_indexed | 2024-04-11T01:04:55Z |
publishDate | 2022-10-01 |
publisher | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry, Banda Aceh |
record_format | Article |
series | Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin |
spelling | doaj.art-0948815035f74f1fa0b4c0267fe3739a2023-01-04T12:42:36ZaraFakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry, Banda AcehSubstantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin2356-19552022-10-0124211412210.22373/substantia.v24i2.144316953Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. JungMahmudi Mahmudi0IInstitut Ilmu Keislaman Annuqayah, Guluk-Guluk SumenepAbstract: This article analyzes Nasr’s thoughts concerning human spirituality and compares Jung’s perspective on the Human soul in the modern era. This article uses a comparative study with a hermeneutical approach to the understanding meaning of spirituality in the contemporary era. The method of this study is library research focusing on Man and Nature and Modern Man in Search of the Soul written by Nasr and Jung. The author uses content analysis to understand the book written by Nasr and Jung. This article concludes that spirituality is critical in modern era as a discourse on religion and humanity. Abstrak: Artikel ini menganalisis pemikiran S.H. Nasr tentang spiritualitas manusia dan hendak mengkomparasikan dengan pandangan Carl G. Jung akan jiwa manusia pada era modern. Artikel ini menggunakan studi komparatif dengan pendekatan hermeneutika dalam memahami makna spiritualitas pada era modern. Metode dalam artikel ini adalah studi pustaka dengan fokus kepada buku Man and Nature Spiritual Crisis of Modern Man yang ditulis oleh S.H. Nasr dan Modern Man in Search of the Soul yang digarap oleh Carl G. Jung. Penulis juga menggunakan analisis isi untuk memahami buku yang ditulis baik oleh Nasr maupun Jung. Artikel ini menyimpulkan bahwa spiritualitas adalang sangat penting dalam era modern sebagai diskursus dalam agama dan kemanusiaan.https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/14431pontificalprometheanspiritualitasmodernitas |
spellingShingle | Mahmudi Mahmudi Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin pontifical promethean spiritualitas modernitas |
title | Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung |
title_full | Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung |
title_fullStr | Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung |
title_full_unstemmed | Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung |
title_short | Manusia Pontifical dalam Diskursus Modernitas: Studi Komparasi Pemikiran S.H. Nasr dan Carl G. Jung |
title_sort | manusia pontifical dalam diskursus modernitas studi komparasi pemikiran s h nasr dan carl g jung |
topic | pontifical promethean spiritualitas modernitas |
url | https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/14431 |
work_keys_str_mv | AT mahmudimahmudi manusiapontificaldalamdiskursusmodernitasstudikomparasipemikiranshnasrdancarlgjung |