Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK
Lebak merupakan salah satu kabupaten di provinsi Banten yang memiliki potensi sebagai sumber belajar bagi anak, khususnya untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kemampuan berpikir kritis anak melalui pengenalan budaya Lebak dalam pembel...
Main Authors: | , , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | English |
Published: |
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
2023-11-01
|
Series: | Jurnal Obsesi |
Subjects: | |
Online Access: | https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5326 |
_version_ | 1797248526967635968 |
---|---|
author | Rohita Rohita Elindra Yetti Tjipto Sumadi |
author_facet | Rohita Rohita Elindra Yetti Tjipto Sumadi |
author_sort | Rohita Rohita |
collection | DOAJ |
description | Lebak merupakan salah satu kabupaten di provinsi Banten yang memiliki potensi sebagai sumber belajar bagi anak, khususnya untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kemampuan berpikir kritis anak melalui pengenalan budaya Lebak dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan guru TK PGRI 1, Lebak, Banten sebagai subjeknya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengenalkan budaya Lebak yang mencakup makanan tradisional, permainan tradisional, dan pakaian tradisional kepada anak. Namun pertanyaan yang diajukan sebagai salah satu stimulasi kemampuan berpikir anak, masih berada pada kategori pertanyaan yang cenderung memunculkan kemampuan berpikir tingkat rendah (lower order thinking). Simpulannya adalah kemampuan berpikir kritis (higher order thinking) belum terstimulasi meskipun guru telah mengenalkan budaya Lebak dalam pembelajaran. Implikasinya guru harus meningkatan kemampuan bertanya yang menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak dengan materi mengenai budaya Lebak. |
first_indexed | 2024-04-24T20:16:00Z |
format | Article |
id | doaj.art-1d6ec583a8914d73be1e9a8e938f244d |
institution | Directory Open Access Journal |
issn | 2549-8959 |
language | English |
last_indexed | 2024-04-24T20:16:00Z |
publishDate | 2023-11-01 |
publisher | Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai |
record_format | Article |
series | Jurnal Obsesi |
spelling | doaj.art-1d6ec583a8914d73be1e9a8e938f244d2024-03-22T16:09:24ZengUniversitas Pahlawan Tuanku TambusaiJurnal Obsesi2549-89592023-11-01766566657810.31004/obsesi.v7i6.53261715Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TKRohita Rohita0Elindra Yetti1Tjipto Sumadi2Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri JakartaPendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri JakartaPendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri JakartaLebak merupakan salah satu kabupaten di provinsi Banten yang memiliki potensi sebagai sumber belajar bagi anak, khususnya untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kemampuan berpikir kritis anak melalui pengenalan budaya Lebak dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan guru TK PGRI 1, Lebak, Banten sebagai subjeknya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengenalkan budaya Lebak yang mencakup makanan tradisional, permainan tradisional, dan pakaian tradisional kepada anak. Namun pertanyaan yang diajukan sebagai salah satu stimulasi kemampuan berpikir anak, masih berada pada kategori pertanyaan yang cenderung memunculkan kemampuan berpikir tingkat rendah (lower order thinking). Simpulannya adalah kemampuan berpikir kritis (higher order thinking) belum terstimulasi meskipun guru telah mengenalkan budaya Lebak dalam pembelajaran. Implikasinya guru harus meningkatan kemampuan bertanya yang menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak dengan materi mengenai budaya Lebak.https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5326budaya localbudaya lebakberpikir kritispembelajaran di tk |
spellingShingle | Rohita Rohita Elindra Yetti Tjipto Sumadi Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK Jurnal Obsesi budaya local budaya lebak berpikir kritis pembelajaran di tk |
title | Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK |
title_full | Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK |
title_fullStr | Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK |
title_full_unstemmed | Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK |
title_short | Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK |
title_sort | kemampuan berpikir kritis anak analisis pada pengenalan budaya lebak dalam pembelajaran di tk |
topic | budaya local budaya lebak berpikir kritis pembelajaran di tk |
url | https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5326 |
work_keys_str_mv | AT rohitarohita kemampuanberpikirkritisanakanalisispadapengenalanbudayalebakdalampembelajaranditk AT elindrayetti kemampuanberpikirkritisanakanalisispadapengenalanbudayalebakdalampembelajaranditk AT tjiptosumadi kemampuanberpikirkritisanakanalisispadapengenalanbudayalebakdalampembelajaranditk |