RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE
Revolusi Industri 4.0 menuntut Industri kecil bidang perbengkelan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan teknologinya dengan penggunaan mesin–mesin canggih pada proses produksi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas produksi. Pada kenyataannya, sebagian besar IMKM perbengk...
Main Authors: | , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | Indonesian |
Published: |
Universitas Maarif Hasyim Latif
2018-12-01
|
Series: | Teknika: Engineering and Sains Journal |
Subjects: | |
Online Access: | https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/teknika/article/view/275 |
_version_ | 1828542868661207040 |
---|---|
author | Yusuf Eko Nurcahyo Mario Sariski Dwi Ellianto |
author_facet | Yusuf Eko Nurcahyo Mario Sariski Dwi Ellianto |
author_sort | Yusuf Eko Nurcahyo |
collection | DOAJ |
description | Revolusi Industri 4.0 menuntut Industri kecil bidang perbengkelan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan teknologinya dengan penggunaan mesin–mesin canggih pada proses produksi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas produksi. Pada kenyataannya, sebagian besar IMKM perbengkelan saat ini masih menggunakan teknologi konvensional dan sederhana dalam menghadapi perkembangan Revolusi Industri 4.0. Maka perlu dilakukan upgrading teknologi agar IMKM bisa bersaing. Salah satu contoh proses produksinya yaitu proses bending yang dilakukan secara manual, sehingga hasil produk kurang memenuhi standar yang diinginkan baik secara kualitas dan waktu proses yang relatif cukup lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan inovasi pada proses bending tersebut dengan menggunakan mesin roll bending portable yang memakai penggerak mesin bubut atau jenis mesin motor penggerak lainnya. Dengan penggunaan mesin roll bending portable tersebut, diharapkan IMKM perbengkelan mampu bertahan dan menghadapi Revolusi Industri 4.0 melalui proses produksi semi otomatis. Dari hasil penelitian didapatkan mesin roll bending portable dengan spesifikasi dimensi; 350 x 250 x 560 mm; penggerak utama yaitu mesin bubut dengan bantuan cross joint; mekanisme penekan : tuas ulir linier; sistem transmisi : gear box reducer 1:60, 2 buah gear sprocket rs 40 (36:36), rantai rs 40. Berdasarkan hasil uji coba mesin didapatkan proses pengerolan pipa galvanis diameter 1 inch dengan panjang mula-mula 580mm dengan hasil radius 195mm dengan waktu 20 menit dan pipa galvanis diameter 1 inch dengan panjang mula-mula 1200 mm dengan hasil radius 980mm dengan waktu 30 menit. |
first_indexed | 2024-12-12T02:03:44Z |
format | Article |
id | doaj.art-24cf1820efb84e6ea65ea1b594d39da5 |
institution | Directory Open Access Journal |
issn | 2580-4146 2579-5422 |
language | Indonesian |
last_indexed | 2024-12-12T02:03:44Z |
publishDate | 2018-12-01 |
publisher | Universitas Maarif Hasyim Latif |
record_format | Article |
series | Teknika: Engineering and Sains Journal |
spelling | doaj.art-24cf1820efb84e6ea65ea1b594d39da52022-12-22T00:42:06ZindUniversitas Maarif Hasyim LatifTeknika: Engineering and Sains Journal2580-41462579-54222018-12-0122109114164RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLEYusuf Eko Nurcahyo0Mario Sariski Dwi Ellianto1Politeknik 17 Agustus 1945 SurabayaPoliteknik 17 Agustus 1945 SurabayaRevolusi Industri 4.0 menuntut Industri kecil bidang perbengkelan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan teknologinya dengan penggunaan mesin–mesin canggih pada proses produksi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas produksi. Pada kenyataannya, sebagian besar IMKM perbengkelan saat ini masih menggunakan teknologi konvensional dan sederhana dalam menghadapi perkembangan Revolusi Industri 4.0. Maka perlu dilakukan upgrading teknologi agar IMKM bisa bersaing. Salah satu contoh proses produksinya yaitu proses bending yang dilakukan secara manual, sehingga hasil produk kurang memenuhi standar yang diinginkan baik secara kualitas dan waktu proses yang relatif cukup lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan inovasi pada proses bending tersebut dengan menggunakan mesin roll bending portable yang memakai penggerak mesin bubut atau jenis mesin motor penggerak lainnya. Dengan penggunaan mesin roll bending portable tersebut, diharapkan IMKM perbengkelan mampu bertahan dan menghadapi Revolusi Industri 4.0 melalui proses produksi semi otomatis. Dari hasil penelitian didapatkan mesin roll bending portable dengan spesifikasi dimensi; 350 x 250 x 560 mm; penggerak utama yaitu mesin bubut dengan bantuan cross joint; mekanisme penekan : tuas ulir linier; sistem transmisi : gear box reducer 1:60, 2 buah gear sprocket rs 40 (36:36), rantai rs 40. Berdasarkan hasil uji coba mesin didapatkan proses pengerolan pipa galvanis diameter 1 inch dengan panjang mula-mula 580mm dengan hasil radius 195mm dengan waktu 20 menit dan pipa galvanis diameter 1 inch dengan panjang mula-mula 1200 mm dengan hasil radius 980mm dengan waktu 30 menit.https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/teknika/article/view/275imkmmesin bending |
spellingShingle | Yusuf Eko Nurcahyo Mario Sariski Dwi Ellianto RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE Teknika: Engineering and Sains Journal imkm mesin bending |
title | RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE |
title_full | RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE |
title_fullStr | RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE |
title_full_unstemmed | RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE |
title_short | RANCANG BANGUN MESIN ROLL BENDING PORTABLE |
title_sort | rancang bangun mesin roll bending portable |
topic | imkm mesin bending |
url | https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/teknika/article/view/275 |
work_keys_str_mv | AT yusufekonurcahyo rancangbangunmesinrollbendingportable AT mariosariskidwiellianto rancangbangunmesinrollbendingportable |