Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku

A year has passed since the celebration of 100th years of Indonesian archaeology. On June 14th 2013, this golden moment was commemorated by institutions and individuals. The nostalgic euphoria has been transformed into the festive spirit of various events. Ranging from seminars to exhibitions. From...

Full description

Bibliographic Details
Main Author: Marlon NR Ririmasse
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Balai Arkeologi Maluku 2016-08-01
Series:Kapata Arkeologi
Subjects:
Online Access:http://kapata-arkeologi.kemdikbud.go.id/index.php/kapata/article/view/288
_version_ 1811275062174547968
author Marlon NR Ririmasse
author_facet Marlon NR Ririmasse
author_sort Marlon NR Ririmasse
collection DOAJ
description A year has passed since the celebration of 100th years of Indonesian archaeology. On June 14th 2013, this golden moment was commemorated by institutions and individuals. The nostalgic euphoria has been transformed into the festive spirit of various events. Ranging from seminars to exhibitions. From small gatherings to the colosal stages. There is a pride that rised from the establishment of this 100th anniversary. This article tries to discuss the current situation in the Indonesian archaeology by dissect the anatomy of archaeological research in the Moluccas Archipleago. The ideas disscussed will cover the review of archaeological research in the Moluccas historically; followed by observing the recent activities  to understand the impacts of archaeological research for the region and its communities; and finally initiate the discussion on choosing the direction and the role of archaeological research for the academic and social purpose in the near future. Tak terasa hampir setahun telah dilewati sejak perayaan satu abad purbakala Nusantara. Tepat tanggal 14 Juni 2013 silam, momentum emas ini diperingati segenap insan arkeologi Indonesia. Gempita nostalgia dikemas menjadi semangat perayaan dalam berbagai kegiatan. Mulai dari seminar sampai pameran. Sekedar sukuran hingga pentas kolosal. Ada kebanggaan yang membuncah dari angka mapan usia ke-100. Kini pesta telah usai. Segalanya kembali senyap.  Rasanya tepat untuk mulai merenung. Tentang makna menjadi lembaga dengan umur yang bahkan lebih sepuh dari negara. Memikirkan kembali kiprah pun capaian. Menemukenali kekurangan dan kendala. Adakah arkeologi akan terus mengalir dengan wawasan klasik business as usual? Ataukah memilih bercermin pada jernih kondisi kekinian dan bergegas membenahi diri? Makalah ini mencoba mengamati kondisi terkini arkeologi nasional dengan membedah anatomi penelitian arkeologi di Kepulauan Maluku dalam kerangka kronologis. Alur gagasan yang dibahas mencakup tinjauan atas rekam historis penelitian yang membentuk wajah arkeologi Maluku; dilanjutkan dengan mengamati aktivitas masa kini guna melihat aktualisasi studi arkeologi bagi kemajuan wilayah dan masyarakat; serta membuka ruang diskusi tentang memilih arah dan menentukan peran penelitian arkeologi bagi tujuan akademis dan sosial di masa mendatang.
first_indexed 2024-04-12T23:31:22Z
format Article
id doaj.art-36c7291ee85242f185a65c288ec153cc
institution Directory Open Access Journal
issn 1858-4101
2503-0876
language Indonesian
last_indexed 2024-04-12T23:31:22Z
publishDate 2016-08-01
publisher Balai Arkeologi Maluku
record_format Article
series Kapata Arkeologi
spelling doaj.art-36c7291ee85242f185a65c288ec153cc2022-12-22T03:12:16ZindBalai Arkeologi MalukuKapata Arkeologi1858-41012503-08762016-08-01112758610.24832/kapata.v11i2.288237Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di MalukuMarlon NR Ririmasse0Balai Arkeologi AmbonA year has passed since the celebration of 100th years of Indonesian archaeology. On June 14th 2013, this golden moment was commemorated by institutions and individuals. The nostalgic euphoria has been transformed into the festive spirit of various events. Ranging from seminars to exhibitions. From small gatherings to the colosal stages. There is a pride that rised from the establishment of this 100th anniversary. This article tries to discuss the current situation in the Indonesian archaeology by dissect the anatomy of archaeological research in the Moluccas Archipleago. The ideas disscussed will cover the review of archaeological research in the Moluccas historically; followed by observing the recent activities  to understand the impacts of archaeological research for the region and its communities; and finally initiate the discussion on choosing the direction and the role of archaeological research for the academic and social purpose in the near future. Tak terasa hampir setahun telah dilewati sejak perayaan satu abad purbakala Nusantara. Tepat tanggal 14 Juni 2013 silam, momentum emas ini diperingati segenap insan arkeologi Indonesia. Gempita nostalgia dikemas menjadi semangat perayaan dalam berbagai kegiatan. Mulai dari seminar sampai pameran. Sekedar sukuran hingga pentas kolosal. Ada kebanggaan yang membuncah dari angka mapan usia ke-100. Kini pesta telah usai. Segalanya kembali senyap.  Rasanya tepat untuk mulai merenung. Tentang makna menjadi lembaga dengan umur yang bahkan lebih sepuh dari negara. Memikirkan kembali kiprah pun capaian. Menemukenali kekurangan dan kendala. Adakah arkeologi akan terus mengalir dengan wawasan klasik business as usual? Ataukah memilih bercermin pada jernih kondisi kekinian dan bergegas membenahi diri? Makalah ini mencoba mengamati kondisi terkini arkeologi nasional dengan membedah anatomi penelitian arkeologi di Kepulauan Maluku dalam kerangka kronologis. Alur gagasan yang dibahas mencakup tinjauan atas rekam historis penelitian yang membentuk wajah arkeologi Maluku; dilanjutkan dengan mengamati aktivitas masa kini guna melihat aktualisasi studi arkeologi bagi kemajuan wilayah dan masyarakat; serta membuka ruang diskusi tentang memilih arah dan menentukan peran penelitian arkeologi bagi tujuan akademis dan sosial di masa mendatang.http://kapata-arkeologi.kemdikbud.go.id/index.php/kapata/article/view/288Arkeologi, Arah dan Peran Penelitian, Maluku
spellingShingle Marlon NR Ririmasse
Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku
Kapata Arkeologi
Arkeologi, Arah dan Peran Penelitian, Maluku
title Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku
title_full Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku
title_fullStr Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku
title_full_unstemmed Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku
title_short Abad Baru Purbakala: Memilih Arah Menentukan Peran Penelitian Arkeologi di Maluku
title_sort abad baru purbakala memilih arah menentukan peran penelitian arkeologi di maluku
topic Arkeologi, Arah dan Peran Penelitian, Maluku
url http://kapata-arkeologi.kemdikbud.go.id/index.php/kapata/article/view/288
work_keys_str_mv AT marlonnrririmasse abadbarupurbakalamemiliharahmenentukanperanpenelitianarkeologidimaluku