Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia

Penelitian ini bertujuan menggali transfer pengetahuan yang terencana dan tidak terencana pada perusahaan keluarga. Penelitian ini merupakan bersifat kualitatif dengan multiple-case study. Ukuran sampel berjumlah 14 perusahaan keluarga yang terdiri dari 23 partisipan. Data digali dengan wawancara me...

Full description

Bibliographic Details
Main Author: Gabriella Hanny Kusuma
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Islam Indonesia 2016-04-01
Series:Jurnal Siasat Bisnis
Subjects:
Online Access:https://journal.uii.ac.id/JSB/article/view/4380
_version_ 1826543979612602368
author Gabriella Hanny Kusuma
author_facet Gabriella Hanny Kusuma
author_sort Gabriella Hanny Kusuma
collection DOAJ
description Penelitian ini bertujuan menggali transfer pengetahuan yang terencana dan tidak terencana pada perusahaan keluarga. Penelitian ini merupakan bersifat kualitatif dengan multiple-case study. Ukuran sampel berjumlah 14 perusahaan keluarga yang terdiri dari 23 partisipan. Data digali dengan wawancara mendalam dengan pertanyaan semi terstruktur. Analisa data menggunakan metode content analysis dan kemudian diolah menggunakan metode peta visual dan temporal bracketing. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan member checking sebagai validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen yang mempengaruhi proses transfer pengetahuan terencana atau tidak adalah: 1) Kesadaran pendahulu untuk melakukan transfer pengetahuan kepada penerus, 2) Adanya inisiator untuk melakukan proses transfer pengetahuan. 3) Orientasi pendahulu, apakah pendahulu memiliki orientasi jangka panjang ataukah pendek, dan 4) ekspektasi pendahulu kepada penerus, apakah pendahulu memiliki ekspektasi bahwa penerus akan melanjutkan usahanya. Transfer pengetahuan yang direncanakan akan berjalan secara sistematis, sedangkan yang tidak terencana akan berjalan mengalir. Dimulainya transfer pengetahuan bisa diinisiasi oleh pendahulu maupun penerus. Pada perusahaan yang merencanakan proses transfer pengetahuan, inisiasi dilakukan oleh pendahulu. Pada perusahaan yang tidak melakukan proses transfer pengetahuan, inisiasi dimulainya proses tersebut cenderung dilakukan atas desakan kebutuhan melakukan proses regenerasi.
first_indexed 2024-03-08T01:58:42Z
format Article
id doaj.art-44175824948c42659ceb82f4febbbafd
institution Directory Open Access Journal
issn 0853-7666
2528-7001
language English
last_indexed 2025-03-14T04:54:41Z
publishDate 2016-04-01
publisher Universitas Islam Indonesia
record_format Article
series Jurnal Siasat Bisnis
spelling doaj.art-44175824948c42659ceb82f4febbbafd2025-03-07T08:57:36ZengUniversitas Islam IndonesiaJurnal Siasat Bisnis0853-76662528-70012016-04-01191Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di IndonesiaGabriella Hanny Kusuma0Universitas Atma Jaya YogyakartaPenelitian ini bertujuan menggali transfer pengetahuan yang terencana dan tidak terencana pada perusahaan keluarga. Penelitian ini merupakan bersifat kualitatif dengan multiple-case study. Ukuran sampel berjumlah 14 perusahaan keluarga yang terdiri dari 23 partisipan. Data digali dengan wawancara mendalam dengan pertanyaan semi terstruktur. Analisa data menggunakan metode content analysis dan kemudian diolah menggunakan metode peta visual dan temporal bracketing. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan member checking sebagai validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen yang mempengaruhi proses transfer pengetahuan terencana atau tidak adalah: 1) Kesadaran pendahulu untuk melakukan transfer pengetahuan kepada penerus, 2) Adanya inisiator untuk melakukan proses transfer pengetahuan. 3) Orientasi pendahulu, apakah pendahulu memiliki orientasi jangka panjang ataukah pendek, dan 4) ekspektasi pendahulu kepada penerus, apakah pendahulu memiliki ekspektasi bahwa penerus akan melanjutkan usahanya. Transfer pengetahuan yang direncanakan akan berjalan secara sistematis, sedangkan yang tidak terencana akan berjalan mengalir. Dimulainya transfer pengetahuan bisa diinisiasi oleh pendahulu maupun penerus. Pada perusahaan yang merencanakan proses transfer pengetahuan, inisiasi dilakukan oleh pendahulu. Pada perusahaan yang tidak melakukan proses transfer pengetahuan, inisiasi dimulainya proses tersebut cenderung dilakukan atas desakan kebutuhan melakukan proses regenerasi.https://journal.uii.ac.id/JSB/article/view/4380transfer pengetahuanperusahaan keluargakualitatifcase study
spellingShingle Gabriella Hanny Kusuma
Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia
Jurnal Siasat Bisnis
transfer pengetahuan
perusahaan keluarga
kualitatif
case study
title Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia
title_full Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia
title_fullStr Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia
title_full_unstemmed Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia
title_short Transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di Indonesia
title_sort transfer pengetahuan terencana dan tidak terencana pada proses regenerasi perusahaan keluarga di indonesia
topic transfer pengetahuan
perusahaan keluarga
kualitatif
case study
url https://journal.uii.ac.id/JSB/article/view/4380
work_keys_str_mv AT gabriellahannykusuma transferpengetahuanterencanadantidakterencanapadaprosesregenerasiperusahaankeluargadiindonesia