Universal Health Coverage: Internalisasi Norma di Indonesia
Abstrak: Akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan bagian dari hak asasi manusia. Sebagai upaya mewujudkan hak tersebut, PBB dan WHO menginisiasi sebuah program yakni universal health coverage (UHC). PBB mendorong penerimaan dan implementasi UHC oleh seluruh negara di dunia guna memberikan hak a...
Main Authors: | , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | Indonesian |
Published: |
BPJS Kesehatan
2022-12-01
|
Series: | Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional |
Subjects: | |
Online Access: | https://jurnal-jkn.bpjs-kesehatan.go.id/index.php/jjkn/article/view/108 |
Summary: | Abstrak: Akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan bagian dari hak asasi manusia. Sebagai upaya mewujudkan hak tersebut, PBB dan WHO menginisiasi sebuah program yakni universal health coverage (UHC). PBB mendorong penerimaan dan implementasi UHC oleh seluruh negara di dunia guna memberikan hak akses pelayanan kesehatan terhadap seluruh penduduk dunia. Indonesia sebagai salah satu anggota PBB tentu juga mendorong upaya pemenuhan UHC di dalam negeri. Tulisan ini melihat bahwa UHC merupakan sebuah norma internasional baru yang berusaha untuk disebarkan ke seluruh dunia. Dengan menggunakan konsep difusi norma yang dikemukakan oleh Finnemore & Sikkink serta konsep lokalisasi norma oleh Amitav Acharya, penulis berargumen bahwa Pemerintah Indonesia telah melakukan lokalisasi norma UHC di Indonesia dengan aktor lokal yang ditunjuk yakni BPJS Kesehatan. |
---|---|
ISSN: | 2798-7183 2798-6705 |