ANALISIS EFEKTIVITAS TERAPI ANTIRETROVIRAL PADA PASIEN HIV/AIDS RAWAT JALANDI RSUP FATMAWATI JAKARTA TAHUN 2016

Peningkatan kasus HIV/AIDS yang terjadi setiap tahun menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Pasien HIV/AIDS harus menggunakan terapi antiretroviral (ARV) seumur hidup untuk menekan replikasi HIV, sehingga diperlukan pemantauan untuk mendukung keberhasilan terapi ARV. Penelitian ini bertujuan untuk...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Yusi Anggriani, Alfina Rianti, Jenny Pontoan, Yulwa Juwita
Format: Article
Language:English
Published: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin 2019-03-01
Series:JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Subjects:
Online Access:http://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/article/view/212
Description
Summary:Peningkatan kasus HIV/AIDS yang terjadi setiap tahun menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Pasien HIV/AIDS harus menggunakan terapi antiretroviral (ARV) seumur hidup untuk menekan replikasi HIV, sehingga diperlukan pemantauan untuk mendukung keberhasilan terapi ARV. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas empat kombinasi ARV yang terdiri dari kombinasi A (AZT+3TC+NVP), kombinasi B (AZT+3TC+EFV), kombinasi C (TNF+3TC+NVP), kombinasi D (TNF+3TC+EFV) dengan menilai kenaikan CD4. Desain studi penelitian adalah cohort longitudinal. Sampel penelitian yang digunakan yaitu seluruh pasien HIV/AIDS rawat jalan di RS Fatmawati Tahun 2016 yang memenuhi kriteria inklusi: pasien dewasa (≥17 tahun) yang mendapatkan terapi salah satu kombinasi ARV, dan memiliki data pemeriksaan CD4 awal, 6-12 bulan setelah terapi. Data diambil dari rekam medis pasien dan dianalisis dengan non-parametrik Kruskal wallis. Hasil penelitian pada 124 pasien menunjukkan semua kombinasi ARV efektif meningkatkan nilai CD4>100 sel/mm3 setahun. Rata-rata kenaikan CD4 masing-masing kombinasi ARV pada pemeriksaan 1 tahun adalah kombinasi A (73.93), kombinasi B (70.87), kombinasi C (48.73), kombinasi D (55.57). dan terdapat perbedaan kenaikan nilai CD4 yang bermakna pada pasien yang menggunakan ARV kombinasi A-C (p value=0,047), kombinasi A-D (p value=0,041), dan ARV kombinasi B-D (p value=0,045) pada saat evaluasi penggunaan rata-rata 1 tahun. Kesimpulan, kombinasi A lebih efektif daripada kombinasi B, D dan C.
ISSN:2502-647X
2503-1902