ZAKAT DAN PAJAK: PERBANDINGAN MALAYSIA DAN INDONESIA

Zakat dan Pajak merupakan dua hal kewajban dalam bidang harta, akan tetapi juga memiliki filosofis, asas, dan sifat yang berbeda. Zakat adalah sebagian harta yang wajib dikeluarkan oleh umat muslim, sedangkan pajak adalah iuran wajib oleh rakyat kepada negara dan harus dibayarkan ke Negara sesuai d...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Royun Niswati Ahada, Tutik Hamidah
Format: Article
Language:English
Published: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Purwokerto 2021-11-01
Series:El-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam
Subjects:
Online Access:https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/eljizya/article/view/4905
Description
Summary:Zakat dan Pajak merupakan dua hal kewajban dalam bidang harta, akan tetapi juga memiliki filosofis, asas, dan sifat yang berbeda. Zakat adalah sebagian harta yang wajib dikeluarkan oleh umat muslim, sedangkan pajak adalah iuran wajib oleh rakyat kepada negara dan harus dibayarkan ke Negara sesuai dengan aturan yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Seorang muslim wajib membayar zakat, dan seorang warna bernegara juga wajib untuk membayar zakat. Di sini peneliti membahas pelaksanaan zakat dan pajak perbandingan antara Malaysia dan Indonesia. Dalam enelitian ini menggunakan metode studi literature dengan jenis pendekatan kualitatif. Zakat dan Pajak di Malaysia dikelola oleh pemintah pusat melalui wilayah negara bagian masing-masing. Juga, zakat diklaim bisa menjadi pengurang atas kewajiban pepajakan, jika muzaki membayarkan zakat pada Pusat Pemungutan Zakat maka, ada pengurangan zakat untuk pengurangan pajak. Sedang di Indonesia, Zakat dikelola oleh Badan Amil Zakat dan Lembaga Amil Zakat yang dibentuk oleh Pemerintah. Terdapat regulasi antara zakat dan pajak, yang mana terdapat pemotongan zakat dan pajak apabila zakat yang disetorksn oleh muzaki melalui BAZNAS atau LAZ dengan menyertakan bukti setoran pajak.
ISSN:2354-905X
2579-6208