Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium

Pre-ekstraksi alginat dari alga coklat dengan pelarut asam membutuhkan reaktan dan air dalam jumlah banyak, serta menghasilkan mengeluarkan banyak limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pelarut asam dengan melakukan penggunaan pelarut secara berulang dan mengetahui pengaruh...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Sugiono Sugiono, Alfan Nur Abadi, Sulfiatus Zannuba, Alvin Taufiky, Matheus Nugroho
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan 2022-12-01
Series:Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Subjects:
Online Access:http://www.bbp4b.litbang.kkp.go.id/jurnal-jpbkp/index.php/jpbkp/article/view/804
_version_ 1797974204273917952
author Sugiono Sugiono
Alfan Nur Abadi
Sulfiatus Zannuba
Alvin Taufiky
Matheus Nugroho
author_facet Sugiono Sugiono
Alfan Nur Abadi
Sulfiatus Zannuba
Alvin Taufiky
Matheus Nugroho
author_sort Sugiono Sugiono
collection DOAJ
description Pre-ekstraksi alginat dari alga coklat dengan pelarut asam membutuhkan reaktan dan air dalam jumlah banyak, serta menghasilkan mengeluarkan banyak limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pelarut asam dengan melakukan penggunaan pelarut secara berulang dan mengetahui pengaruhnya terhadap mutu alginat, reduksi kebutuhan air dan reaktan, serta reduksi limbah pelarut. Penggunaan kembali pelarut asam pada proses pre-ekstraksi dilakukan dengan variasi penggunaan pelarut ke 0, 1, 2, 3, dan 4. Rancangan acak lengkap dengan tiga kali ulangan digunakan untuk menentukan pengaruh penggunaan pelarut berulang terhadap mutu alginat. Parameter yang diamati meliputi rendemen, viskositas, berat molekul alginat, kebutuhan air dan HCl, serta limbah pelarut asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pelarut berulang dapat menghasilkan alginat dengan rerata rendemen 26,7%. Penggunaan pelarut berulang ke 0-2 dapat menghasilkan alginat kualitas sedang dengan viskositas 270,9-360,0 mPa.s dan berat molekul alginat 122,04-175,44 kDa. Pre-ekstraksi makrolaga dengan pelarut berulang ke 0-2 dapat menurunkan kebutuhan air 22,2%, HCl 66,7%, dan limbah pelarut menurun 66,7%. Pre-ekstraksi makroalga dengan pelarut berulang mempunyai potensi efisiensi dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada skala yang lebih besar.   Abstract Pre-extraction of alginate from brown algae with acidic solvents requires a lot of reactants and water that produce a lot of solvent wastes. This study aimed to optimize the use of acidic solvents by using solvents repeatedly and to determine the effect on alginate quality, water consumption and reactant, and acid solvent waste. Repeated use of solvents on pre-extraction stage was carried out with variations of 0, 1, 2, 3, and 4 times. A Completely Randomized Design (CRD) with three replications was used to determine the effect of repeated use of solvents on the alginate quality. Parameters observed were yield, viscosity, molecular weight of alginate, water consumption, HCl requirement, and the amount of acid solvents waste. The result showed that the repeated use of solvents in the pre-extraction stage produced alginate with an average yield of 26.7%. Repeated use of solvents of 0 to 2 times produced medium quality of alginate with a viscosity of 270.9-360.0 mPa.s and alginate molecular weight of 122,04-175,44 kDa. Pre-extraction of macroalgae by repeated use of solvents can reduce water consumption 22,2%, HCl 66,7%, and waste solvents 66,7%. Pre-extraction of macroalgae by repeated use of acid solvents was potential for efficiency, and further research is needed for a larger scale extraction process.
first_indexed 2024-04-11T04:16:16Z
format Article
id doaj.art-848a806a9c8647df8796d3ba01777bec
institution Directory Open Access Journal
issn 1907-9133
2406-9264
language Indonesian
last_indexed 2024-04-11T04:16:16Z
publishDate 2022-12-01
publisher Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
record_format Article
series Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
spelling doaj.art-848a806a9c8647df8796d3ba01777bec2022-12-31T12:17:54ZindBalai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan PerikananJurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan1907-91332406-92642022-12-01172899810.15578/jpbkp.v17i2.804401Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefoliumSugiono Sugiono0Alfan Nur Abadi1Sulfiatus Zannuba2Alvin Taufiky3Matheus Nugroho4Departemen Agrobisnis Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Madura, Jl. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan, 69317Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Madura, Jl. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan, 69317Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Madura, Jl. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan, 69317Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Madura, Jl. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan, 69317Departemen Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Yudharta, Jl. Yudharta No. 7 Sengonagung Purwosari, Pasuruan 67162Pre-ekstraksi alginat dari alga coklat dengan pelarut asam membutuhkan reaktan dan air dalam jumlah banyak, serta menghasilkan mengeluarkan banyak limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pelarut asam dengan melakukan penggunaan pelarut secara berulang dan mengetahui pengaruhnya terhadap mutu alginat, reduksi kebutuhan air dan reaktan, serta reduksi limbah pelarut. Penggunaan kembali pelarut asam pada proses pre-ekstraksi dilakukan dengan variasi penggunaan pelarut ke 0, 1, 2, 3, dan 4. Rancangan acak lengkap dengan tiga kali ulangan digunakan untuk menentukan pengaruh penggunaan pelarut berulang terhadap mutu alginat. Parameter yang diamati meliputi rendemen, viskositas, berat molekul alginat, kebutuhan air dan HCl, serta limbah pelarut asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pelarut berulang dapat menghasilkan alginat dengan rerata rendemen 26,7%. Penggunaan pelarut berulang ke 0-2 dapat menghasilkan alginat kualitas sedang dengan viskositas 270,9-360,0 mPa.s dan berat molekul alginat 122,04-175,44 kDa. Pre-ekstraksi makrolaga dengan pelarut berulang ke 0-2 dapat menurunkan kebutuhan air 22,2%, HCl 66,7%, dan limbah pelarut menurun 66,7%. Pre-ekstraksi makroalga dengan pelarut berulang mempunyai potensi efisiensi dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada skala yang lebih besar.   Abstract Pre-extraction of alginate from brown algae with acidic solvents requires a lot of reactants and water that produce a lot of solvent wastes. This study aimed to optimize the use of acidic solvents by using solvents repeatedly and to determine the effect on alginate quality, water consumption and reactant, and acid solvent waste. Repeated use of solvents on pre-extraction stage was carried out with variations of 0, 1, 2, 3, and 4 times. A Completely Randomized Design (CRD) with three replications was used to determine the effect of repeated use of solvents on the alginate quality. Parameters observed were yield, viscosity, molecular weight of alginate, water consumption, HCl requirement, and the amount of acid solvents waste. The result showed that the repeated use of solvents in the pre-extraction stage produced alginate with an average yield of 26.7%. Repeated use of solvents of 0 to 2 times produced medium quality of alginate with a viscosity of 270.9-360.0 mPa.s and alginate molecular weight of 122,04-175,44 kDa. Pre-extraction of macroalgae by repeated use of solvents can reduce water consumption 22,2%, HCl 66,7%, and waste solvents 66,7%. Pre-extraction of macroalgae by repeated use of acid solvents was potential for efficiency, and further research is needed for a larger scale extraction process.http://www.bbp4b.litbang.kkp.go.id/jurnal-jpbkp/index.php/jpbkp/article/view/804alginatpelarut berulangpelarut asampre-ekstraksisargassum cristaefolium
spellingShingle Sugiono Sugiono
Alfan Nur Abadi
Sulfiatus Zannuba
Alvin Taufiky
Matheus Nugroho
Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
alginat
pelarut berulang
pelarut asam
pre-ekstraksi
sargassum cristaefolium
title Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium
title_full Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium
title_fullStr Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium
title_full_unstemmed Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium
title_short Efek Penggunaan Pelarut Berulang pada Proses Pre-Ekstraksi Terhadap Mutu Alginat dari Sargassum cristaefolium
title_sort efek penggunaan pelarut berulang pada proses pre ekstraksi terhadap mutu alginat dari sargassum cristaefolium
topic alginat
pelarut berulang
pelarut asam
pre-ekstraksi
sargassum cristaefolium
url http://www.bbp4b.litbang.kkp.go.id/jurnal-jpbkp/index.php/jpbkp/article/view/804
work_keys_str_mv AT sugionosugiono efekpenggunaanpelarutberulangpadaprosespreekstraksiterhadapmutualginatdarisargassumcristaefolium
AT alfannurabadi efekpenggunaanpelarutberulangpadaprosespreekstraksiterhadapmutualginatdarisargassumcristaefolium
AT sulfiatuszannuba efekpenggunaanpelarutberulangpadaprosespreekstraksiterhadapmutualginatdarisargassumcristaefolium
AT alvintaufiky efekpenggunaanpelarutberulangpadaprosespreekstraksiterhadapmutualginatdarisargassumcristaefolium
AT matheusnugroho efekpenggunaanpelarutberulangpadaprosespreekstraksiterhadapmutualginatdarisargassumcristaefolium