DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)
Penelitian ini dilakukan untuk perancangan produk jemuran otomatis anti hujan dengan berfokus pada keinginan konsumen. Masalah yang terjadi pada masyarakat seperti anak kost seringnya pakaian yang dijemur terkena air hujan ketika ditinggalkan dari tempat tinggal karena tidak ada yang mengangkatnya,...
Main Authors: | , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | English |
Published: |
Universitas Mercu Buana
2017-06-01
|
Series: | Jurnal Ilmiah SINERGI |
Subjects: | |
Online Access: | http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/1429 |
_version_ | 1827845749064335360 |
---|---|
author | Sadiq Ardo Wibowo Hari Purnomo |
author_facet | Sadiq Ardo Wibowo Hari Purnomo |
author_sort | Sadiq Ardo Wibowo |
collection | DOAJ |
description | Penelitian ini dilakukan untuk perancangan produk jemuran otomatis anti hujan dengan berfokus pada keinginan konsumen. Masalah yang terjadi pada masyarakat seperti anak kost seringnya pakaian yang dijemur terkena air hujan ketika ditinggalkan dari tempat tinggal karena tidak ada yang mengangkatnya, padahal ketika menjemur cuaca terang dan ketika ditinggalkan cuaca berubah menjadi hujan. Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan perancangan dan pengembangan produk jemuran otomatis dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment). Pengambilan data menggunakan sampel yang terdiri dari 68 responden yang terdiri anak kost di daerah Yogyakarta yang sering menjemur pakaian sendiri. Hasil analisa diketahui pengembangan produk yang perlu dilakukan adalah customer need ke 2 yaitu menutup otomatis yang masuk pada kategori A, sehingga sangat perlu dibutuhkan inovasi atau pengembangan agar sesuai keinginan konsumen dan tidak tertinggal dari produk kompetitor. Relasi antara customer requirement dan technical requirement dapat dilihat bahwa kepentingan terbesar terdapat pada kebutuhan teknis jenis bahan dengan nilai kepentingan 124,2, artinya untuk mendukung pengembangan pemenuhan customer needs yang ke 2, maka perusahaan harus fokus pada kebutuhan teknis tersebut. |
first_indexed | 2024-03-12T09:02:47Z |
format | Article |
id | doaj.art-86d4bc171ca640c3a6fb64f8174b7b08 |
institution | Directory Open Access Journal |
issn | 1410-2331 2460-1217 |
language | English |
last_indexed | 2024-03-12T09:02:47Z |
publishDate | 2017-06-01 |
publisher | Universitas Mercu Buana |
record_format | Article |
series | Jurnal Ilmiah SINERGI |
spelling | doaj.art-86d4bc171ca640c3a6fb64f8174b7b082023-09-02T15:32:13ZengUniversitas Mercu BuanaJurnal Ilmiah SINERGI1410-23312460-12172017-06-0121214114810.22441/sinergi.2017.2.0091327DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)Sadiq Ardo Wibowo0Hari Purnomo1Program Studi Magister Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam IndonesiaProgram Studi Magister Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam IndonesiaPenelitian ini dilakukan untuk perancangan produk jemuran otomatis anti hujan dengan berfokus pada keinginan konsumen. Masalah yang terjadi pada masyarakat seperti anak kost seringnya pakaian yang dijemur terkena air hujan ketika ditinggalkan dari tempat tinggal karena tidak ada yang mengangkatnya, padahal ketika menjemur cuaca terang dan ketika ditinggalkan cuaca berubah menjadi hujan. Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan perancangan dan pengembangan produk jemuran otomatis dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment). Pengambilan data menggunakan sampel yang terdiri dari 68 responden yang terdiri anak kost di daerah Yogyakarta yang sering menjemur pakaian sendiri. Hasil analisa diketahui pengembangan produk yang perlu dilakukan adalah customer need ke 2 yaitu menutup otomatis yang masuk pada kategori A, sehingga sangat perlu dibutuhkan inovasi atau pengembangan agar sesuai keinginan konsumen dan tidak tertinggal dari produk kompetitor. Relasi antara customer requirement dan technical requirement dapat dilihat bahwa kepentingan terbesar terdapat pada kebutuhan teknis jenis bahan dengan nilai kepentingan 124,2, artinya untuk mendukung pengembangan pemenuhan customer needs yang ke 2, maka perusahaan harus fokus pada kebutuhan teknis tersebut.http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/1429Quality Function DeploymentCustomer requirementJemuran Anti Hujan |
spellingShingle | Sadiq Ardo Wibowo Hari Purnomo DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Jurnal Ilmiah SINERGI Quality Function Deployment Customer requirement Jemuran Anti Hujan |
title | DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) |
title_full | DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) |
title_fullStr | DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) |
title_full_unstemmed | DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) |
title_short | DESAIN PRODUK JEMURAN ANTI HUJAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) |
title_sort | desain produk jemuran anti hujan menggunakan metode quality function deployment qfd |
topic | Quality Function Deployment Customer requirement Jemuran Anti Hujan |
url | http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/1429 |
work_keys_str_mv | AT sadiqardowibowo desainprodukjemuranantihujanmenggunakanmetodequalityfunctiondeploymentqfd AT haripurnomo desainprodukjemuranantihujanmenggunakanmetodequalityfunctiondeploymentqfd |