Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM)
Capsicum Frutescens L. memiliki senyawa aktif berupa rasa pedas yang disebut capsaicin. Senyawa ini telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor industri dan farmasi. Proses pengambilan senyawa melalui ekstraksi dengan microwave-assisted soxhlet extraction (MASE). Pada penelitian ini menggunakan par...
Main Authors: | , |
---|---|
Format: | Article |
Language: | English |
Published: |
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
2022-09-01
|
Series: | JRST: Jurnal Riset Sains dan Teknologi |
Subjects: | |
Online Access: | https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/JRST/article/view/10677 |
_version_ | 1811296138189340672 |
---|---|
author | Yeni Variyana Yuni Susanti |
author_facet | Yeni Variyana Yuni Susanti |
author_sort | Yeni Variyana |
collection | DOAJ |
description | Capsicum Frutescens L. memiliki senyawa aktif berupa rasa pedas yang disebut capsaicin. Senyawa ini telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor industri dan farmasi. Proses pengambilan senyawa melalui ekstraksi dengan microwave-assisted soxhlet extraction (MASE). Pada penelitian ini menggunakan parameter siklus ekstraksi (2, 6, 10 siklus), daya microwave (300, 450, 600 W) dan massa cabai rawit (20, 60, 100 g). Parameter tersebut didesain berdasarkan optimasi response surface methodology (RSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield ekstraksi tertinggi pada kondisi 6 siklus, 400 W, dan 20 g sebesar 7,7285. Kemudian model optimasi menunjukkan 6,33 siklus, 405,33 W dan 20,46 g sebagai yield tertinggi dengan hasil 7,7708. Kedua hasil tersebut menyatakan bahwa persentase kesalahan antara data penelitian dengan model optimasi yaitu <0,05%. Selanjutnya, analisis varian (ANOVA) memberikan respon signifikan berdasarkan p-value <0,01%. Respon ini mengindikasikan bahwa parameter-parameter yang telah didesain oleh RSM dapat digunakan sebagai model untuk mengetahui titik-titik optimum dan yield tertinggi. Selain itu, hasil ekstrak dilakukan analisis menggunakan spektrofotometer UV-VIS dan SEM energy dispersive x-ray (EDX) untuk mengetahui panjang gelombang dan morfologi capsaicin. |
first_indexed | 2024-04-13T05:44:08Z |
format | Article |
id | doaj.art-8b025c215c7c4c3a882c3405fc1f8628 |
institution | Directory Open Access Journal |
issn | 2579-9118 2549-9750 |
language | English |
last_indexed | 2024-04-13T05:44:08Z |
publishDate | 2022-09-01 |
publisher | Universitas Muhammadiyah Purwokerto |
record_format | Article |
series | JRST: Jurnal Riset Sains dan Teknologi |
spelling | doaj.art-8b025c215c7c4c3a882c3405fc1f86282022-12-22T03:00:00ZengUniversitas Muhammadiyah PurwokertoJRST: Jurnal Riset Sains dan Teknologi2579-91182549-97502022-09-015213113810.30595/jrst.v5i2.106774764Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM)Yeni Variyana0Yuni Susanti1Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah BanyuwangiInstitut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah BanyuwangiCapsicum Frutescens L. memiliki senyawa aktif berupa rasa pedas yang disebut capsaicin. Senyawa ini telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor industri dan farmasi. Proses pengambilan senyawa melalui ekstraksi dengan microwave-assisted soxhlet extraction (MASE). Pada penelitian ini menggunakan parameter siklus ekstraksi (2, 6, 10 siklus), daya microwave (300, 450, 600 W) dan massa cabai rawit (20, 60, 100 g). Parameter tersebut didesain berdasarkan optimasi response surface methodology (RSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield ekstraksi tertinggi pada kondisi 6 siklus, 400 W, dan 20 g sebesar 7,7285. Kemudian model optimasi menunjukkan 6,33 siklus, 405,33 W dan 20,46 g sebagai yield tertinggi dengan hasil 7,7708. Kedua hasil tersebut menyatakan bahwa persentase kesalahan antara data penelitian dengan model optimasi yaitu <0,05%. Selanjutnya, analisis varian (ANOVA) memberikan respon signifikan berdasarkan p-value <0,01%. Respon ini mengindikasikan bahwa parameter-parameter yang telah didesain oleh RSM dapat digunakan sebagai model untuk mengetahui titik-titik optimum dan yield tertinggi. Selain itu, hasil ekstrak dilakukan analisis menggunakan spektrofotometer UV-VIS dan SEM energy dispersive x-ray (EDX) untuk mengetahui panjang gelombang dan morfologi capsaicin.https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/JRST/article/view/10677capsaicinmasersmyield |
spellingShingle | Yeni Variyana Yuni Susanti Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) JRST: Jurnal Riset Sains dan Teknologi capsaicin mase rsm yield |
title | Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) |
title_full | Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) |
title_fullStr | Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) |
title_full_unstemmed | Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) |
title_short | Optimasi Ekstraksi dari capsicum frutescens L dengan Microwave-Assisted Soxhlet Extraction (MASE) Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) |
title_sort | optimasi ekstraksi dari capsicum frutescens l dengan microwave assisted soxhlet extraction mase menggunakan response surface methodology rsm |
topic | capsaicin mase rsm yield |
url | https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/JRST/article/view/10677 |
work_keys_str_mv | AT yenivariyana optimasiekstraksidaricapsicumfrutescensldenganmicrowaveassistedsoxhletextractionmasemenggunakanresponsesurfacemethodologyrsm AT yunisusanti optimasiekstraksidaricapsicumfrutescensldenganmicrowaveassistedsoxhletextractionmasemenggunakanresponsesurfacemethodologyrsm |