Meningkatnya perkara tanah di pengadilan memunculkan keinginan untuk mempercepat proses penyelesaian melalui pola penyelesaian di luar pengadilan. Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan, sengketa...
Main Author: | |
---|---|
Format: | Article |
Language: | Indonesian |
Published: |
Universitas Udayana
2016-08-01
|
Series: | Kertha Patrika |
Subjects: | |
Online Access: | https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthapatrika/article/view/30093 |
_version_ | 1818565928135163904 |
---|---|
author | Mulyani Zulaeha |
author_facet | Mulyani Zulaeha |
author_sort | Mulyani Zulaeha |
collection | DOAJ |
description | Meningkatnya perkara tanah di pengadilan memunculkan keinginan untuk mempercepat proses penyelesaian melalui pola penyelesaian di luar pengadilan. Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan, sengketa tanah dapat diselesaikan melalui mediasi di luar pengadilan. Model mediasi yang cocok dalam penyelesaian sengketa tanah adalah mediasi berbasis kepentingan interest based, yaitu fokus mediasi diarahkan pada substansi kepentingan terbaik bagi kedua belah pihak berdasarkan pada aspek penyelesaian bersama dengan cara menyelesaikan akar persoalan, menghindari konflik berkepanjangan antara para pihak, serta adanya keinginan untuk mempunyai hubungan baik jangka panjang. |
first_indexed | 2024-12-14T01:47:09Z |
format | Article |
id | doaj.art-8be1cd2c0bbf4b1684fa5185b7da4d3d |
institution | Directory Open Access Journal |
issn | 0215-899X 2579-9487 |
language | Indonesian |
last_indexed | 2024-12-14T01:47:09Z |
publishDate | 2016-08-01 |
publisher | Universitas Udayana |
record_format | Article |
series | Kertha Patrika |
spelling | doaj.art-8be1cd2c0bbf4b1684fa5185b7da4d3d2022-12-21T23:21:31ZindUniversitas UdayanaKertha Patrika0215-899X2579-94872016-08-0138210.24843/KP.2016.v38.i02.p0530093Mulyani Zulaeha0staff pengajar di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Jalan H. Hasan Basri Kayutangi. BanjarmasinMeningkatnya perkara tanah di pengadilan memunculkan keinginan untuk mempercepat proses penyelesaian melalui pola penyelesaian di luar pengadilan. Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan, sengketa tanah dapat diselesaikan melalui mediasi di luar pengadilan. Model mediasi yang cocok dalam penyelesaian sengketa tanah adalah mediasi berbasis kepentingan interest based, yaitu fokus mediasi diarahkan pada substansi kepentingan terbaik bagi kedua belah pihak berdasarkan pada aspek penyelesaian bersama dengan cara menyelesaikan akar persoalan, menghindari konflik berkepanjangan antara para pihak, serta adanya keinginan untuk mempunyai hubungan baik jangka panjang.https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthapatrika/article/view/30093Mediasi Berbasis KepentinganPenyelesaian SengketaTanah |
spellingShingle | Mulyani Zulaeha Kertha Patrika Mediasi Berbasis Kepentingan Penyelesaian Sengketa Tanah |
topic | Mediasi Berbasis Kepentingan Penyelesaian Sengketa Tanah |
url | https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthapatrika/article/view/30093 |