Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika

ABSTRAK Berdasarkan hasil pengukuran di Grand Asia Afrika (GAA) diketahui terdapat peningkatan kualitas jaringan setelah pemasangan unit COMBAT selama 7 hari. RSRP ≥ -95 dBm sebelumnya sebesar 75,70% menjadi 100%, SINR ≥ 0 dB dari 53,58% menjadi 97,54%, dan throughput ≥ 8 Mbps sebelumnya sebesar 48...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: YOGI ARIYANTO, HASANAH PUTRI, ATIK NOVIANTI
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung 2021-07-01
Series:Jurnal Elkomika
Subjects:
Online Access:https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/elkomika/article/view/4566
_version_ 1828398627238707200
author YOGI ARIYANTO
HASANAH PUTRI
ATIK NOVIANTI
author_facet YOGI ARIYANTO
HASANAH PUTRI
ATIK NOVIANTI
author_sort YOGI ARIYANTO
collection DOAJ
description ABSTRAK Berdasarkan hasil pengukuran di Grand Asia Afrika (GAA) diketahui terdapat peningkatan kualitas jaringan setelah pemasangan unit COMBAT selama 7 hari. RSRP ≥ -95 dBm sebelumnya sebesar 75,70% menjadi 100%, SINR ≥ 0 dB dari 53,58% menjadi 97,54%, dan throughput ≥ 8 Mbps sebelumnya sebesar 48,12% menjadi 89,55%. Untuk mempertahankan kualitas tersebut maka dibangunlah small cell. Perencanaan menerapkan metode inter-band carrier aggregation pada heterogen network LTE dengan skema CADS4 sebagai pengganti unit COMBAT. Tujuan perencanaan ini adalah extended throughput dan agar kualitas layanan pada beban trafik tinggi tetap baik. Macro cell sebagai Primary Cell (PCell) pada band-1 2100 MHz dan micro cell sebagai Secondary Cell (SCell) pada band-3 1800 MHz. Hasil perencanaan menunjukkan telah memenuhi standar RF Parameter LTE yaitu RSRP sebesar -92,65 dBm, SINR sebesar 16,55 dB, throughput sebesar 1,062 Mbps, dan user connected 97%. Kata kunci: LTE-A, heterogen network, CADS4, Great Asia Afrika Bandung   ABSTRACT Based on the report on the development of temporary sites in the tourist area of Great Asia Africa (GAA), it shows that the DRR rate is> 90% in the sectors leading to GAA. From the measurement, it is known that there is an increase in network quality after installing the COMBAT unit for 7 days. For RSRP ≥ -95 dBm, the previous amount was 75.70% to 100.00%, for SINR ≥ 0 dB previously it was 53.58% to 97.54%, and for throughput ≥ 8 Mbps the previous was 48.12% to 89,55%. To maintain the quality of the network, small cells were built to cover the GAA area. Planning to apply the inter-band carrier aggregation method to the heterogeneous LTE network with the CADS4 scheme to replace the COMBAT unit. The purpose of planning is to provide extended throughput and so that the service quality at high traffic loads remains good. The configuration used is a macro cell as a Primary Cell (PCell) in the band-1 2100 MHz and a micro cell as a Secondry Cell (SCell) in the 1800 MHz band-3. The results of the planning meet the LTE parameter RF standards, RSRP of -92.65 dBm, SINR of 16.55 dB, throughput of 1.062 Mbps, and users connected to 97%. Keywords: LTE-A, heterogen network, CADS4, Great Asia Afrika Bandung
first_indexed 2024-12-10T09:04:25Z
format Article
id doaj.art-b1addbc7a7fa4cb5b8ff91c5531c7c51
institution Directory Open Access Journal
issn 2338-8323
2459-9638
language Indonesian
last_indexed 2024-12-10T09:04:25Z
publishDate 2021-07-01
publisher Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung
record_format Article
series Jurnal Elkomika
spelling doaj.art-b1addbc7a7fa4cb5b8ff91c5531c7c512022-12-22T01:55:11ZindTeknik Elektro Institut Teknologi Nasional BandungJurnal Elkomika2338-83232459-96382021-07-019310.26760/elkomika.v9i3.6632436Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia AfrikaYOGI ARIYANTO0HASANAH PUTRI1ATIK NOVIANTI2Universitas TelkomUniversitas TelkomUniversitas TelkomABSTRAK Berdasarkan hasil pengukuran di Grand Asia Afrika (GAA) diketahui terdapat peningkatan kualitas jaringan setelah pemasangan unit COMBAT selama 7 hari. RSRP ≥ -95 dBm sebelumnya sebesar 75,70% menjadi 100%, SINR ≥ 0 dB dari 53,58% menjadi 97,54%, dan throughput ≥ 8 Mbps sebelumnya sebesar 48,12% menjadi 89,55%. Untuk mempertahankan kualitas tersebut maka dibangunlah small cell. Perencanaan menerapkan metode inter-band carrier aggregation pada heterogen network LTE dengan skema CADS4 sebagai pengganti unit COMBAT. Tujuan perencanaan ini adalah extended throughput dan agar kualitas layanan pada beban trafik tinggi tetap baik. Macro cell sebagai Primary Cell (PCell) pada band-1 2100 MHz dan micro cell sebagai Secondary Cell (SCell) pada band-3 1800 MHz. Hasil perencanaan menunjukkan telah memenuhi standar RF Parameter LTE yaitu RSRP sebesar -92,65 dBm, SINR sebesar 16,55 dB, throughput sebesar 1,062 Mbps, dan user connected 97%. Kata kunci: LTE-A, heterogen network, CADS4, Great Asia Afrika Bandung   ABSTRACT Based on the report on the development of temporary sites in the tourist area of Great Asia Africa (GAA), it shows that the DRR rate is> 90% in the sectors leading to GAA. From the measurement, it is known that there is an increase in network quality after installing the COMBAT unit for 7 days. For RSRP ≥ -95 dBm, the previous amount was 75.70% to 100.00%, for SINR ≥ 0 dB previously it was 53.58% to 97.54%, and for throughput ≥ 8 Mbps the previous was 48.12% to 89,55%. To maintain the quality of the network, small cells were built to cover the GAA area. Planning to apply the inter-band carrier aggregation method to the heterogeneous LTE network with the CADS4 scheme to replace the COMBAT unit. The purpose of planning is to provide extended throughput and so that the service quality at high traffic loads remains good. The configuration used is a macro cell as a Primary Cell (PCell) in the band-1 2100 MHz and a micro cell as a Secondry Cell (SCell) in the 1800 MHz band-3. The results of the planning meet the LTE parameter RF standards, RSRP of -92.65 dBm, SINR of 16.55 dB, throughput of 1.062 Mbps, and users connected to 97%. Keywords: LTE-A, heterogen network, CADS4, Great Asia Afrika Bandunghttps://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/elkomika/article/view/4566lte-aheterogen networkcads4great asia afrika bandung
spellingShingle YOGI ARIYANTO
HASANAH PUTRI
ATIK NOVIANTI
Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika
Jurnal Elkomika
lte-a
heterogen network
cads4
great asia afrika bandung
title Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika
title_full Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika
title_fullStr Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika
title_full_unstemmed Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika
title_short Perencanaan LTE-A untuk Heterogeneous Network dengan Metode CADS4 di Grand Asia Afrika
title_sort perencanaan lte a untuk heterogeneous network dengan metode cads4 di grand asia afrika
topic lte-a
heterogen network
cads4
great asia afrika bandung
url https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/elkomika/article/view/4566
work_keys_str_mv AT yogiariyanto perencanaanlteauntukheterogeneousnetworkdenganmetodecads4digrandasiaafrika
AT hasanahputri perencanaanlteauntukheterogeneousnetworkdenganmetodecads4digrandasiaafrika
AT atiknovianti perencanaanlteauntukheterogeneousnetworkdenganmetodecads4digrandasiaafrika