Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15

Abstract. This paper aimed to offer a study of ecological mission to construct a theological foundation of mission that bases on ecology perspective. This is considered relevant to the condition of environmental/natural damage which is increasingly affecting all living beings. This study is conducte...

Full description

Bibliographic Details
Main Author: Grets Janialdi Apner
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta 2022-07-01
Series:Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Subjects:
Online Access:https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis/article/view/659
_version_ 1828096490868834304
author Grets Janialdi Apner
author_facet Grets Janialdi Apner
author_sort Grets Janialdi Apner
collection DOAJ
description Abstract. This paper aimed to offer a study of ecological mission to construct a theological foundation of mission that bases on ecology perspective. This is considered relevant to the condition of environmental/natural damage which is increasingly affecting all living beings. This study is conducted with an eco-hermeneutic approach to the text of Genesis 1:27-28 and 2:15. From this study, it could be stated that the realization of the ecological mission is part of the fulfillment of the church's missionary character as God's partner in missio Dei. Thus, the church must be actively involved in dealing with ecological problems as part of God's mission to bring peace and salvation to the world. Abstrak. Melalui tulisan ini penulis menawarkan sebuah kajian misi ekologi dengan tujuan menghasilkan sebuah landasan teologi misi yang berporos pada lingkup ekologi. Hal ini dianggap relevan dengan kondisi kerusakan lingkungan/alam yang semakin terasa dampaknya bagi seluruh makhluk hidup. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan eko-hermeneutik terhadap teks Kejadian 1:27-28 dan 2:15. Dari kajian tersebut dapat dinyatakan bahwa pewujudan misi ekologi merupakan bagian dari pemenuhan karakter misional gereja sebagai rekan kerja Allah dalam missio Dei. Dengan demikian, gereja harus terlibat aktif dalam penanganan persoalan-persoalan ekologi sebagai bagian dari karya misi Allah yang membawa damai dan keselamatan bagi dunia.
first_indexed 2024-04-11T07:30:59Z
format Article
id doaj.art-b339915a034a4af39a375b58fbc6513b
institution Directory Open Access Journal
issn 2541-3937
2541-3945
language Indonesian
last_indexed 2024-04-11T07:30:59Z
publishDate 2022-07-01
publisher Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta
record_format Article
series Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
spelling doaj.art-b339915a034a4af39a375b58fbc6513b2022-12-22T04:36:53ZindSekolah Tinggi Teologi Intheos SurakartaDunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani2541-39372541-39452022-07-017117118310.30648/dun.v7i1.659301Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15Grets Janialdi Apner0Sekolah Tinggi Filsafat Theologi JakartaAbstract. This paper aimed to offer a study of ecological mission to construct a theological foundation of mission that bases on ecology perspective. This is considered relevant to the condition of environmental/natural damage which is increasingly affecting all living beings. This study is conducted with an eco-hermeneutic approach to the text of Genesis 1:27-28 and 2:15. From this study, it could be stated that the realization of the ecological mission is part of the fulfillment of the church's missionary character as God's partner in missio Dei. Thus, the church must be actively involved in dealing with ecological problems as part of God's mission to bring peace and salvation to the world. Abstrak. Melalui tulisan ini penulis menawarkan sebuah kajian misi ekologi dengan tujuan menghasilkan sebuah landasan teologi misi yang berporos pada lingkup ekologi. Hal ini dianggap relevan dengan kondisi kerusakan lingkungan/alam yang semakin terasa dampaknya bagi seluruh makhluk hidup. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan eko-hermeneutik terhadap teks Kejadian 1:27-28 dan 2:15. Dari kajian tersebut dapat dinyatakan bahwa pewujudan misi ekologi merupakan bagian dari pemenuhan karakter misional gereja sebagai rekan kerja Allah dalam missio Dei. Dengan demikian, gereja harus terlibat aktif dalam penanganan persoalan-persoalan ekologi sebagai bagian dari karya misi Allah yang membawa damai dan keselamatan bagi dunia.https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis/article/view/659missiologyecologyeco-hermeneuticseco-missionalenvironmental damagemissio deimisiologiekologieko-hermeneutikeko-misionalkerusakan lingkungan
spellingShingle Grets Janialdi Apner
Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15
Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
missiology
ecology
eco-hermeneutics
eco-missional
environmental damage
missio dei
misiologi
ekologi
eko-hermeneutik
eko-misional
kerusakan lingkungan
title Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15
title_full Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15
title_fullStr Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15
title_full_unstemmed Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15
title_short Gereja Eko-Misional: Sebuah Tawaran Teologi Misi Ekologi Berdasarkan Eko-Hermeneutik Terhadap Kejadian 1:27-28 dan 2:15
title_sort gereja eko misional sebuah tawaran teologi misi ekologi berdasarkan eko hermeneutik terhadap kejadian 1 27 28 dan 2 15
topic missiology
ecology
eco-hermeneutics
eco-missional
environmental damage
missio dei
misiologi
ekologi
eko-hermeneutik
eko-misional
kerusakan lingkungan
url https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis/article/view/659
work_keys_str_mv AT gretsjanialdiapner gerejaekomisionalsebuahtawaranteologimisiekologiberdasarkanekohermeneutikterhadapkejadian12728dan215