KOORDINASI FUNGSIONAL ANTARA POLRI DAN KEJAKSAAN PADA TAHAP PRAPENUNTUTAN TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Pada Polres Pasaman Barat dan Kejaksaan Negeri Pasaman Barat)
Article 14 letter b Act no. 8 Year 1981 About Criminal Procedure Code (KUHAP) regulates about pre-prosecution. Coordination between the investigator and the general practitioner is often the cause of delay in corruption cases, as well as in the Western Occupation. The problem is the form of functio...
المؤلف الرئيسي: | Agus Syahputra |
---|---|
التنسيق: | مقال |
اللغة: | English |
منشور في: |
Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti
2019-03-01
|
سلاسل: | Unes Journal of Swara Justisia |
الموضوعات: | |
الوصول للمادة أونلاين: | https://swarajustisia.unespadang.ac.id/index.php/UJSJ/article/view/76 |
مواد مشابهة
-
PERLINDUNGAN HAK TERSANGKA DALAM HAL PENAHANAN PADA TAHAP PENYIDIKAN DI POLRES PASAMAN BARAT
حسب: Muddasir Muddasir
منشور في: (2019-03-01) -
PENANGANAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEGAWAI NEGERI SIPIL KABUPATEN PASAMAN BARAT
حسب: Wendry Finisa
منشور في: (2020-01-01) -
Relevansi Keanggotaan Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat Sebagai Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
حسب: Ramadhani, وآخرون
منشور في: (2024-07-01) -
KOORDINASI ANTARA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DENGAN APARAT PENGAWAS INTERNAL PEMERINTAH DALAM PENYELIDIKAN TINDAK PIDANA KORUPSI DANA DESA
حسب: Awi Ramadani, وآخرون
منشور في: (2022-07-01) -
KEDUDUKAN SURAT KETETAPAN PEMBERHENTIAN PENUNTUTAN PERKARA (SKP3) (Mengkritisi SKP3 Kasus Mantan Presiden Soeharto)
حسب: Umi Supraptiningsih
منشور في: (2019-09-01)