OPTIMASI PENAMBAHAN KITOSAN DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP FISIKOKIMIA CABAI KERITING (Capsicum Annuum L.) MENGGUNAKAN RSM

Cabai adalah produk hortikultura yang cepat rusak. Produk tersebut dapat rusak akibat dari pengaruh fisik, kimiawi, mikrobiologi, dan fisiologis. Kerusakan tidak bisa dihentikan namun dapat dikurangi dengan cara pemberian kitosan sebagai pengawet. Kitosan merupakan pengawet alami yang tidak beracun...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Benediktus Hendra Perkasa, Joni Kusnadi, Erni Sofia Murtini
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Brawijaya, Department of Food Science and Biotechnology, Agricultural Technology Faculty 2021-01-01
Series:Jurnal Pangan dan Agroindustri
Subjects:
Online Access:https://jpa.ub.ac.id/index.php/jpa/article/view/690
Description
Summary:Cabai adalah produk hortikultura yang cepat rusak. Produk tersebut dapat rusak akibat dari pengaruh fisik, kimiawi, mikrobiologi, dan fisiologis. Kerusakan tidak bisa dihentikan namun dapat dikurangi dengan cara pemberian kitosan sebagai pengawet. Kitosan merupakan pengawet alami yang tidak beracun dan berfungsi sebagai pelapis produk yang aman untuk kesehatan. Dalam penelitian berikut, optimasi konsentrasi kitosan, lama waktu perendaman kitosan dan lama waktu penyimpanan cabai merah keriting pada suhu ruang untuk menghasilkan warna, tekstur dan susut bobot dianalisis menggunakan metode RSM dan perangkat lunak Design Expert D.X 7.5.1 trial (Stat-Ease Inc., Minneapolis, MN, USA) serta analisis ANOVA dan uji lanjut Fisher dengan tingkat kepercayaan 95% menggunakan software MINITAB. Konsentrasi optimasi perlakuan terbaik yaitu konsentrasi kitosan 2.22%, lama perendaman 10.52 menit dan lama penyimpanan 13.65 hari menghasilkan susut bobot 5.80%, warna a+ 34.20 dan tekstur 17.06 N.
ISSN:2354-7936
2685-2861