Summary: | Intisari:B.pseudomallei, bakteri gram negatif berbentuk batang merupakan penyebab utama penyakit melioidosis. Banyaknya gen dengan karakteristik yang berbeda pada B. pseudomallei yang dapat berpengaruh atau berkontribusi pada faktor virulensi dan berpengaruh pada faktor penentu resistensi antibiotik. Kemampuan dalam mengasimilasi arabinosa yang diperankan oleh salah satu gen pada sistem sekresi dari bakteri B.pseudomallei berhubungan dengan tingkat virulensi. Strain yang tidak mampu mengasimilasi arabinosa (Ara-) lebih virulen dari strain yang dapat mengasimilasi arabinosa (Ara+). B.pseudomallei secara intrinsik resisten terhadap antibiotik, pengobatan melioidosis melibatkan terapi antibiotik yang berkepanjangan dan pilihan pertama untuk pengobatan melioidosis adalah ceftazidim. penA merupakan sebuah kromosom Beta Laktam yang terdapat dalam genom B.pseudomallei, adanya mutasi atau perubahan asam amino dari penA yang menyebabkan resistensi terhadap beberapa antibiotik Beta Laktam seperti ceftazidim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan gen 16SrRNA, gen Ara dan gen reistensi �²-laktam (penA) terhadap tingkat resistensi antibiotik ceftazidime dari B.pseudomallei yang berasal dari Yogyakarta. Dari 126 isolat klinik, sebanyak 20 isolat yang disuspek Burkholderia sp setelah diisolasi menggunakan media selektif Ashdown agar, 3 isolat yang menunjukkan B.pseudomallei dari hasil uji biokimia dengan metode Microbact Biochemcal Identification Kit, dan 4 isolat yang terkonfirmasi B.pseudomallei pada hasil deteksi gen16SrRNA dengan metode nested PCR. Dari 4 isolat B.pseudomallei setelah dianalisis dengan menggunakan PCR menunnjukkan semua isolat memiliki gen Ara+ dan sebanyak 2 isolat memiliki gen penA dan 2 isolat tidak memiliki gen penA dengan pola resistensi sebanyak 2 isolat (50.0 %) yang resisten dan 2 isolat (50.0 %) yang sensitif terhadap ceftazidim.
Abstract:Burkholderia pseudomallei, gram bacteria negative stem form is primarily causing melioidosis illness. Numerous gene with different characteristics on B. pseudomallei instrinsic resistant that can affect or contribute on virulensi factor and affect on main factor antibiotic resistant. Ability in arabinose asimilation which played role by on of gens on recretiom system from Burkholderia bactery connect with virulensi level. Strain that can't asimilate arabinose (Ara-) excess virulen from strains that canasimilate arabinose (Ara+) Burkholderia intrimsicly resistant to antibiotic, melidiosis retreatment involve antibiotic teraphy, and the first choice for melidiosis retreatment is ceftazidime. penA is a Beta Lactam cromosom which including inside Burkholderia genom, existence of mutation or amino lipid changes from penA which causes resistant on several antibiotics Beta Llactam like ceftazidime. The purpose of the observation for knowing existence of gene 16SrRNA, gene Ara and gene Beta Llactam resistant antibiotic ceftazidime from B.pseudomallei which is from Yogyakarta. From 126 clinic isolats, 20 isolats which can desuspect Burkholderia sp after isolation using selective Ashdown media, 3 isolats which showing B.pseudomallei from the result of biochemistry test with microbat biochemical methode, and 4 isolats which confirm B.pseudomallei in detection result gen 16SrRNA with nested PCR methode. From 4 B.pseudomallei isolat after analyzing usiing PCR shows isolat has gene Ara+ and 2 isolats have penA and 2 isolats doesn't have penA with resistant pattern about 2 isolats (50.0 %) that resistant and 2 isolats (50.0 %) which sensitive to ceftazidim.
|