Summary: | Rendahnya tingkat perekonomian di Indonesia menyebabkan masyarakat menghalalkan segala cara dalam berbisnis. Maraknya Daging Glonggong, Ayam Tiren, dan Residu Antibiotik merupakan salah satu contoh ‘jalan pintas’ masyarakat tanpa memperhatikan dampak negatif yang akan terjadi. Dalam upaya mengurangi, mengantisipasi atau jikalau bisa memberantas habis perihal tersebut, penulis buku ini memuat penjelasan mengenai pentingnya daging bagi manusia, menjawab ketidaktahuan masyarakat mengenai bahayanya Daging Glonggong, Ayam Tiren dan Residu Antibiotik pada daging secara tuntas.
Buku ini bukan hanya sekedar menjelaskan apa itu daging yang berbahaya, namun juga menunjukan ciri-ciri adanya bahaya dikandungan daging tersebut , kandungan gizi dari daging yang buruk atau sehat, cara pemotongan dan pemilihan daging yang baik , bagaimana penyebaran daging berbahaya ini diwilayah Indonesia, dan juga gambaran mikroskopis daging dan perbedaan daging sehat dan tidaknya.
Buku ini memiliki cover dan isi yang menarik. Bab per-bab nya tersusun dengan rapi, kalimatnya jelas, teratur dan lengkap. Selain itu, banyaknya ilustrasi gambaran berwarna yang terlihat jelas dan asli memudahkan pembaca untuk mengetahui sebenarnya perbedaan antara daging yang bagus atau tidak, juga menambah daya tarik dari buku ini.
|