TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA
Penggunaan MTA menjadi bahan pilihan pada berbagai perawatan endodontik, seperti pengisian retrogard, perbaikan perforasi, bahan pengisi saluran akar, apeksifikasi dan kaping pulpa. Tujuan studi pustaka ini untuk mengulas penggunaan bahan MTA pada perawatan kaping pulpa. Kalsium hidroksida merupakan...
Main Author: | |
---|---|
Format: | Article |
Published: |
[Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada
2011
|
Subjects: |
_version_ | 1826033300241645568 |
---|---|
author | Perpustakaan UGM, i-lib |
author_facet | Perpustakaan UGM, i-lib |
author_sort | Perpustakaan UGM, i-lib |
collection | UGM |
description | Penggunaan MTA menjadi bahan pilihan pada berbagai perawatan endodontik, seperti pengisian retrogard, perbaikan perforasi, bahan pengisi saluran akar, apeksifikasi dan kaping pulpa. Tujuan studi pustaka ini untuk mengulas penggunaan bahan MTA pada perawatan kaping pulpa. Kalsium hidroksida merupakan bahan yang umum digunakan pada perawatan kaping pulpa, memiliki biokompatibilitas yang baik, pH tinggi, bersifat antibakteri dan merangsang pembentukan jembatan dentin. Kekurangan kalsium hidroksida adalah tidak dapat beradhesi baik dengan dentin dan mengalami degradasi sehingga pembentukan jembatan dentin menjadi celah terjadinya kebocoran dan invasi bakteri ke jaringan pulpa.
Mineral Trioxide Aggregate (MTA) menjadi bahan pilihan untuk keberhasilan perawatan kaping pulpa. Pada beberapa penelitian menyatakan MTA merupakan bahan yang biokompatibel, memiliki kemampuan sealing yang baik, menginduksi pembentukan jaringan keras, tidak larut pada jaringan mulut, dan mengeras pad a keadaan lingkungan yang lembab. Berbagai penelitian klinis yang meggunakan MTA sebagai bahan kaping pulpa menunjukan pembentukan jembatan dentin lebih tebal dan cepat dan tingkat peradangan yang lebih rendah, bila dibandingkan dengan perawatan menggunakan kalsiumhidroksida. .
Hasil studi pustaka menunjukan bahwa MTA dapat menjadi bahan pilihan pada perawatan kaping pulpa. Perawatan MTA menunjukan sedikit peradangan pulpa dan pembentukan jembatan dentin yang lebih baik. Namun waktu pengerasan MTA yang lama menjadi bahan pertimbangan. |
first_indexed | 2024-03-13T19:08:21Z |
format | Article |
id | oai:generic.eprints.org:28817 |
institution | Universiti Gadjah Mada |
last_indexed | 2024-03-13T19:08:21Z |
publishDate | 2011 |
publisher | [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada |
record_format | dspace |
spelling | oai:generic.eprints.org:288172014-06-18T00:23:46Z https://repository.ugm.ac.id/28817/ TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA Perpustakaan UGM, i-lib Jurnal i-lib UGM Penggunaan MTA menjadi bahan pilihan pada berbagai perawatan endodontik, seperti pengisian retrogard, perbaikan perforasi, bahan pengisi saluran akar, apeksifikasi dan kaping pulpa. Tujuan studi pustaka ini untuk mengulas penggunaan bahan MTA pada perawatan kaping pulpa. Kalsium hidroksida merupakan bahan yang umum digunakan pada perawatan kaping pulpa, memiliki biokompatibilitas yang baik, pH tinggi, bersifat antibakteri dan merangsang pembentukan jembatan dentin. Kekurangan kalsium hidroksida adalah tidak dapat beradhesi baik dengan dentin dan mengalami degradasi sehingga pembentukan jembatan dentin menjadi celah terjadinya kebocoran dan invasi bakteri ke jaringan pulpa. Mineral Trioxide Aggregate (MTA) menjadi bahan pilihan untuk keberhasilan perawatan kaping pulpa. Pada beberapa penelitian menyatakan MTA merupakan bahan yang biokompatibel, memiliki kemampuan sealing yang baik, menginduksi pembentukan jaringan keras, tidak larut pada jaringan mulut, dan mengeras pad a keadaan lingkungan yang lembab. Berbagai penelitian klinis yang meggunakan MTA sebagai bahan kaping pulpa menunjukan pembentukan jembatan dentin lebih tebal dan cepat dan tingkat peradangan yang lebih rendah, bila dibandingkan dengan perawatan menggunakan kalsiumhidroksida. . Hasil studi pustaka menunjukan bahwa MTA dapat menjadi bahan pilihan pada perawatan kaping pulpa. Perawatan MTA menunjukan sedikit peradangan pulpa dan pembentukan jembatan dentin yang lebih baik. Namun waktu pengerasan MTA yang lama menjadi bahan pertimbangan. [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada 2011 Article NonPeerReviewed Perpustakaan UGM, i-lib (2011) TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA. Jurnal i-lib UGM. http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=11880 |
spellingShingle | Jurnal i-lib UGM Perpustakaan UGM, i-lib TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA |
title | TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA |
title_full | TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA |
title_fullStr | TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA |
title_full_unstemmed | TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA |
title_short | TRIOXIDE AGGREGATE (MTA) STUDIPUSTAKA |
title_sort | trioxide aggregate mta studipustaka |
topic | Jurnal i-lib UGM |
work_keys_str_mv | AT perpustakaanugmilib trioxideaggregatemtastudipustaka |