Summary: | Ketika barang biologi di nilai tinggi, maka barang tersebut akan diburu habis dari ekosistemnya. Sebaliknya bila barang tersebut tidak direkam harga, maka barang tersebut tidak mempunyai kegunaan. Banyak barang dan jasa ekosistem dalam ranah publik tidak punya harga. Akibatnya banyak ekosistem rusak karena dihanggap tidak bernilai. Tujuan penulisan ini adalah untuk membicarakan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dan pentingnya jasa ekologi. Dalam pengelolaan sumber daya alam ada dua pandangan, technological optimist dan technological sceptist. Untuk itu perlu rekonsialisi, yang penting menghadapai perubahan ekosistem harus disikapi dengan azas kehati-hatian sehingga dapat dicapai sustainable ekosistem.
Kata kunci: kerusakan hutan, servis (jasa) ekologi, kebijakan, sumber daya alam
|