BETWEEN THE CRITICISM OF HADÎTS AND HADÎTS PROBATIVENESS
Setiap Muslim percaya bahwa al-Qur’ân secara wurûd bersifat qath’î, karena ia dikumpulkan dan ditulis pada masa Nabi serta ditransmisikan secara mutawâtir. Namun tidak demikian dengan Hadîts. Ia tidak semuanya ditulis pada masa Nabi. Karenanya, para ulamâ’ berupaya mengkaji Hadîts berikut rantai tra...
מחבר ראשי: | |
---|---|
פורמט: | Article |
שפה: | Arabic |
יצא לאור: |
Fakultas Syariah IAIN Madura
2013-09-01
|
סדרה: | Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial |
גישה מקוונת: | https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/alihkam/article/view/269 |